SMK Negeri 1, Jalan Pramuka No. 6, Tanjungpinang , Kompetensi Keahlian Administrasi Perkantoran. AP SMKN 1 Tanjungpinang

Selasa, 08 Maret 2011

PEMENANG LKS PROVINSI KEPRI TAHUN 2011

Minggu, 23 Januari 2011

J U J U R

Salah satu nilai yang harus dikembangkan di lingkungan pendidikan budaya dan berkarakter bangsa adalah budaya atau sifat jujur/kejujuran.  Kejujuran adalah sifat dasar kebaikan.  Siapa yang tidak jujur, berarti dia sedang memulai untuk melakukan kejahatan lainnya yang lebih besar.  Sebaliknya siapa yang berlaku jujur, dia sedang mengerem dirinya untuk hanya melakuka kebaikan.  Kejujruan adalah sifat dasar manusia yang universal.  Tidak ada orang yang suka dibohongi.  Setiap kita menginginkan agar orang lain berlaku jujur kepada kita.

Berlaku jujur baik di lingkuangan keluarga, di tempat kerja, sekolah dll tentu akan mendapat apresiasi dan penghargaan dari orang lain.  Sebaliknya berlaku bohong, akan memperoleh caci maki.  

Di lingkungan sekolah, masih sering kita melihat siswa yang berlaku tidak jujur, seperti mencontek ketika ulangan, memberi alasan yang tidak benar ketika terlambat, bahkan ada siswa yang mengambil barang yang bukan miliknya (mencuri) atau siswa yang tidak mengembalikan barang yang ditemukan bahkan menganggap itu rezekinya, dan masih banyak ketidakjujuran yang mungkin kita juga melakukannya. 

Bagaimana untuk menerapkan budaya jujur itu di lingkungan sekolah.?.  Menjadi tugas kita bersama untuk menanamkan sifat tersebut kepada peserta didik agar mereka menjadi manusia berakhlaq mulia dan berbudi pekerti luhur.

Sabtu, 22 Januari 2011

SELEKSI PESERTA LKS TINGKAT SEKOLAH

LKS (Lomba Kompetensi Siswa) merupakan agenda rutin di lingkungan SMK.  Sebelum mengikuti ajang LKS Tingkat Provinsi Kepri, lebih dahulu dilaksanakan seleksi  LKS tingkat sekolah yaitu pada hari Sabtu, 22 Januari 2011 untuk Kompetensi Keahlian Administrasi Perkantoran.  Seleksi ini bertujuan untuk mencari calon peserta yang terbaik dan akan memberikan pembinaan kepada calon peserta yang terpilih. Kegiatan LKS Tingkat Provinsi Kepri  diagendakan pada bulan Maret 2011 di Kota Tanjungpinang.

Jumat, 14 Januari 2011

KEGIATAN KEROHANIAN (Setiap hari Jum'at, Pukul 07.00 s.d 07.45)

Kegiatan kerohanian ini dilaksanakan 3 (tiga) kelompok, yaitu: Agama Islam, Agama Kristen, dan Agama Budha.  Tempat pelaksanaan secara bergiliran di aula, lapangan dan kelas.  Kegiatan ini dipimpin oleh masing-masing pembina kerohanian, sedangkan acara diisi oleh siswa, guru dan mengundang nara sumber.  Untuk kerohanian Islam diisi dengan tausyiah agama, membaca surat yasin, Asmah al Husna dll.  Dengan kegiatan ini diharapkan dapat membentuk siswa berkarakter yang berakhlaq mulia dan berbudi pekerti luhur.

Selasa, 23 November 2010

RSBI

RSBI
Ada Lagi yang Latah Mau Jadi RSBI?
Selasa, 23 November 2010 | 20:13 WIB
shutterstock
Ilustrasi: Di Indonesia saat ini terdapat 1.100 sekolah berstatus RSBI mulai tingkat SD hingga SMA. Begitu melihat RSBI, sekolah lain yang bukan RSBI juga terdorong menjadi RSBI.
JAKARTA, KOMPAS.com - Kebijakan membentuk Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) pada sekolah-sekolah tertentu yang dianggap telah memenuhi syarat oleh pemerintah menyebabkan muncul fenomena "latah RSBI" pada sekolah-sekolah yang belum memiliki status tersebut. Semua sekolah pada akhirnya berkeinginan menjadi sekolah yang berstatus RSBI kendati daya dukungnya tidak memungkinkan, baik itu dari segi kurikulum, siswa, dan guru.
Begitu melihat RSBI, sekolah lain yang bukan RSBI juga terdorong menjadi RSBI lantaran sistem pengelolaan di dalamnya sudah seperti RSBI seperti ada AC. Ini bahayanya.
-- Ade Irawan
"Guru yang direkomendasi itu seperti apa, karena peranan guru dalam RSBI itu penting sekali," ujar Lodi Paat pada diskusi tentang RSBI yang digelar oleh Koalisi pendidikan dan Indonesia Corupption Watch (ICW) di kantor ICW, Selasa (23/11/2010).
Menurut Lodi, konsep RSBI sangat tidak Indonesia. Sayangnya, umumnya masyarakat kalangan kelas menengah atas sangat menyukai RSBI lantaran memakai bahasa Inggris.
"Di sekolah RSBI itu ada kelas-kelas orang yang bisa bahasa Inggris dan yang tidak. Padahal, orang yang bisa berbahasa Inggris itu belum tentu pintar. Ini bukan berarti kita antiberbahasa Inggris, tapi contohlah Jepang, meskipun tidak fasih bahasa Inggris, mereka pintar-pintar," tandas Lodi.
Celakanya, lanjut Lodi, saat ini perlawanan terhadap kebijakan RSBI bukan hanya terhadap pemerintah sebagai pembuat kebijakan. Perlawanan itu kini juga berlaku pada masyarakat menengah atas yang mendukung RSBI.
Peneliti Senior ICW, Ade Irawan, mengatakan hadirnya RSBI lebih diawali hanya untuk kepentingan proyek. Karena RSBI adalah proyek, lanjut dia, pasti akan berhenti jika uangnya habis.
Berdasarkan itu, bahaya paling besar dari RSBI adalah dampaknya yang kelak akan muncul. Di Indonesia, lanjut dia, saat ini terdapat 1.100 sekolah berstatus RSBI mulai tingkat SD hingga SMA.
"Begitu melihat RSBI, maka sekolah lain yang bukan RSBI juga terdorong menjadi RSBI lantaran sistem pengelolaan di dalamnya sudah seperti RSBI seperti ada AC. Celakanya ini mulai menjamur dan inilah bahayanya," ucap Ade. 
Penulis: LTF   |   Editor: LatiefDibaca : 363
Sent from Indosat BlackBerry pow

Jumat, 05 November 2010

TABLE MANNER



Memahami aturan tata krama di meja makan alias table manner adalah bagian dari pengetahuan standar setiap orang. Meski demikian banyak pernak-pernik yang membedakan sistem table manner, sesuai dengan adat kebiasaan masing-masing negara.
Untuk masyarakat Indonesia, khususnya di kalangan profesional, table manner paling banyak diadopsi dari standar Amerika. Meski tentu saja tetap dicampur dengan adat kebiasaan orang Indonesia itu sendiri.
Aturan-aturan pokok tata cara di meja makan ini terdiri atas 3 yang utama yakni, pertama sebelum makan, kedua tata cara menggunakan perlengkapan makan, dan yang ketiga saat makan sedang berlangsung.
"Table manner" untuk siswa administrasi perkantoran seperti biasa dilaksanakan tiap tahun.  Pada kesempatan tahun  ini "table manner" dilaksanakan di Comfort Hotel and Resort,  Kamis, 4 November 2010.